Arab vs Israel, Ironi Dua Saudara

Konflik Arab versus Israel adalah konflik abadi. Dengan episentrum masalah Palestina, temperatur panas Timur-Tengah tak turun-turun, bahkan ikut membuat seluruh bumi terbakar. Timur-Tengah menjadi padang pertempuran yang terus membara. Berulang kali, bertahun-tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun, kata damai menjadi barang yang sangat mahal. Kalau ditambah lagi dengan sejarah masa lampau, rasanya ribuan tahun konflik di Timur-Tengah sudah membatu, sangat sulit mencair. Inilah bila dua “saudara” terlibat konflik: berkepanjangan, kronis, berdarah-darah, tak ada yang mau mengalah.

Continue reading “Arab vs Israel, Ironi Dua Saudara”

Yusya Menahan Matahari

Yerikho adalah kota purba. Disebut juga Ariha. Ariha berarti “bau wewangian”. Juga bermakna “bulan”. Slogannya the oldest city in the world 10.000 years. Artinya sudah ada kehidupan pada tahun 9000 SM ketika masyarakat pemburu-pengumpul-peramu (hunter-gathers) Natufian (An-Natifiyyun) zaman Mesolitikum. Sekitar tahun 8000 SM, Yerikho sudah menjadi permukiman. Kelompok-kelompok masyarakat sudah terorganisir. Bahkan sudah dibangun tembok benteng. Yerikho menjadi kota pertama yang dilengkapi tembok. Tembok kota ini terkenal kokoh. Tidak mudah ditembus serangan dari luar. Tembok kota baru runtuh saat diserbu bani Israil di bawah komando Nabi Yusya.

Continue reading “Yusya Menahan Matahari”

Piramid, Tempat Melihat Tuhan?

Piramid adalah ikon Mesir. Bangunan berbentuk limas ini sangat fenomenal. Piramid dikenal makam raja-raja kuno dan tempat ibadah. Juga tempat penyimpanan barang-barang berharga. Sebagai benda sejarah, barang-barang yang ada di piramid banyak dijarah bahkan sejak masa kuno juga. Apakah piramid cuma sebagai makam para fir’aun? Peter Der Manuelian, egyptolog dan Direktur Arsip Giza di Museum Seni Rupa Boston (2004-2011) menjelaskan bahwa banyak orang menganggap piramid hanyalah kuburan, padahal sebetulnya piramid juga bicara soal kehidupan. Di piramid tampak penggambaran orang bekerja di ladang, merawat ternak, pertukangan, pembuat pakaian, ritual keagamaan, dan proses pemakaman. Dengan begitu, piramid juga termakna bagaimana orang-orang Mesir kuno menata kehidupan.

Continue reading “Piramid, Tempat Melihat Tuhan?”

Kisah Musa, Antara Iman dan Ilmu

Proses Nabi Musa membelah laut adalah peristiwa paling heroik. Musa memimpin eksodus Bani Israil  begitu tergesa-gesa, di bawah ancaman dan ketakutan. Bahkan mereka membawa adonan roti karena belum sempat dipanggang. Di belakang mereka, pasukan fir’aun memecut kuda-kuda mereka berusaha menyusul. Kepulan debu bergulung-gulung ke udara akibat hentakan kaki kuda justru sangat menakutkan Bani Israil. Berarti jarak mereka dengan pasukan fir’aun tidaklah jauh. Mereka terus bergerak sampai di depan mata terbentang laut lepas: Laut Merah. Bani Israil terpojok. Maju bahaya, mundur lebih berbahaya. Mereka ketakutan. Sampai ada yang bilang, “tinggal di Mesir lebih kusukai daripada harus mati di sini”.

Continue reading “Kisah Musa, Antara Iman dan Ilmu”

Puasa Nabi Musa

Di kawasan Sinai, Mesir, ada tempat yang dipercaya sebagai jejak sejarah penting dalam kehidupan keimanan umat manusia. Di tempat itulah Nabi Musa menerima wahyu Taurat, atau dikenal juga “Sepuluh Perintah Tuhan” dalam tradisi Yahudi dan Kristen. Tempat itu disebut Gunung Thur, Gunung Thursina, Gunung Musa, Jabal Musa, Gunung Haurib, Gunung Horeb. Tingginya 2.285 mdpl. Lokasi  sekarang dipercaya di sekitar kawasan St Catherine, Sinai selatan. Ada beberapa versi tentang lokasi yang tertulis dalam ayat “Demi gunung Sinai” (QS. At-Tin: 2) ini. Selain di Sinai yang merupakan pendapat mayoritas, ada juga yang mengidentifikasi di Baitul Maqdis di Palestina (berpatokan sebagai tanah subur dengan pohon tin dan zaitun). Akhir-akhir ini ada juga pendapat  lokasi Gunung Thur (Sinai) itu berada di Arab Saudi yaitu di Jabal Maqla. Letaknya berseberangan dengan Sinai, dipisahkan Selat Aqabah.

Continue reading “Puasa Nabi Musa”

Egoisme vs Altruisme

Kemarau panjang yang menimpa Bani Israil terjadi berulang kali. Tanah kering kerontang. Tandus! Tentu mustahil bisa ditanami tumbuh-tumbuhan. Mengadulah Bani Israil kepada Nabi Musa untuk meminta hujan. Musa pun memimpin umatnya berdoa kepada Allah. Untuk turun hujan umat Musa pun bertobat. Sudah berdoa tetapi hujan tidak kunjung turun. Wajah-wajah kecewa pun bermunculan. Musa juga bertanya-tanya mengapa doanya kali ini tidak dikabulkan. Pesan Allah bahwa ada satu orang tidak mau bertobat. Padahal ia melakukan kemaksiatan selama 40 tahun. Orang itu akan dikeluarkan dari barisan umat atau ia bertobat. Bisa jadi malu kalau ketahuan berbuat maksiat, akhirnya orang itu pun bertobat. Setelah itu Allah menurunkan hujan.    

Continue reading “Egoisme vs Altruisme”

Bangsa Ngeyelan

Sewaktu diperintahkan Allah untuk menyembelih seekor sapi betina, Bani Israil terus mempertanyakan. Mereka meminta Nabi Musa, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu.” Musa menyampaikan jawaban Allah, “…sapi betina itu tidak tua dan tidak muda, (tetapi) pertengahan antara itu”. Namun Bani Israil bertanya lagi, apa warna sapi itu? Kembali Musa menyampaikan jawaban Allah, sapi betina yang warnanya kuning tua, yang menyenangkan orang-orang yang memandangnya. Masih saja Bani Israil bertanya lagi, “mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu.” Jawaban Allah yang disampaikan Musa, “…(sapi) itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak (pula) untuk mengairi tanaman, sehat, dan tanpa belang.   

Continue reading “Bangsa Ngeyelan”

Belajar Bersabar

Kurang mulia apa Nabi Musa. Ia nabi yang bisa berbicara langsung kepada Allah di Bukit Tursina (Gunung Sinai) sehingga mendapat julukan “Kalimullah”. Ia yang kata-katanya didengar Allah ketika minta kakaknya, Harun, agar dijadikan nabi untuk mendampinginya menemui fir’aun. Ia yang mampu membelah Laut Merah dan memimpin sekitar 600.000 orang Israil menyeberanginya. Dia-lah nabi yang paling banyak di-mention Allah di Al-Quran (136 kali). Musa pula yang “protes” ketika umat Nabi Muhammad mendapat perintah shalat 50 waktu dalam sehari. Bahkan dalam satu riwayat, ketika hendak dijemput malaikat maut, Musa memukulnya sampai mata malaikat copot terlepas. Wallahu’alam.    

Continue reading “Belajar Bersabar”

Iman Penyebar Hoaks

Aisyah, istri Rasulullah, stres berat. Hatinya semakin pilu merasakan sikap nabi yang dingin. Ia mengungsi ke rumah orangtuanya, Abu Bakar Ash-Shiddiq. Hampir sebulan Aisyah sakit gara-gara digosipkan terlibat skandal perselingkuhan. Peristiwa itu terjadi pada tahun 5 Hijriyah atau tahun 627 sepulang dari perang menghadapi Bani Musthaliq. Aisyah tertinggal rombongan, setelah mencari kalungnya yang hilang. Shafwan bin Mu’aththal yang menyisir rombongan, kaget melihat Aisyah tertinggal. Ia pun mengantar Aisyah memasuki kota Madinah.    

Continue reading “Iman Penyebar Hoaks”

Kekayaan Sejati

Dua sepupu: Musa dan Qarun. Sama-sama keturunan Lawi (Levi), putra Nabi Yakub. Nasab Musa bin Imran bin Qahits (Kohats), sedangkan Qarun bin Yashub bin Qahits. Julukan Qarun, al-Munawwir (yang memberi cahaya). Suaranya memang indah saat membaca kitab Taurat. Maklum keturunan Lawi diserahi tugas menjadi imam Yahudi. Konon Qarun meminta Musa mendoakannya agar diberi harta. Singkatnya Qarun menjadi orang terkaya di Mesir. Kunci-kunci tempat hartanya biasa diangkut oleh 60 keledai.    

Continue reading “Kekayaan Sejati”