Manusia dan Bumi Restart Ulang

Banjir besar di zaman Nabi Nuh bisa jadi proses penyucian bumi. Allah telah membinasakan orang-orang tak beriman, kecuali Nuh dan keluarganya beserta orang-orang beriman. “Kemudian Kami menyelamatkannya Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan. Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal” (QS Asy-Syuara: 119-120). Pasca banjir besar, kehidupan dunia memasuki fase kedua. Bumi restart lagi. Keturunan Nuh menjadi muasal kelanjutan umat manusia di bumi, sehingga Nuh menjadi bapak manusia, setelah Adam pada fase pertama. Tiga anak Nuh selamat karena ikut naik kapal. Mereka adalah Yafits, Sam, dan Ham. Satu anak Nuh yang menolak naik ke kapal lenyap ditelan banjir.¬†Menurut Ibnu Katsir dalam “Qashashul Anbiya”, namanya Yam atau Kan’an.

Continue reading “Manusia dan Bumi Restart Ulang”

Sumbangan Buku Membuat Wajah Siswa SD Maros Tersenyum

Murid-murid SD 224 Pangia belajar di lantai. (Foto: Subhan SD)

NURAINI, siswi kelas VI SDN 224 Pangia di Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, termenung memandangi bangunan sekolahnya yang hancur. Bersama 43 temannya yang lain, dia tak punya sekolah lagi, tempatnya selama bertahun-tahun menimba ilmu.

Continue reading “Sumbangan Buku Membuat Wajah Siswa SD Maros Tersenyum”

Bantuan Datang Saat Warga Kedinginan

Barang-barang bantuan DKK (Foto: Subhan SD)

SOROT lampu mobil mengusik warga Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, pada Sabtu (9/4) malam. Di kegelapan malam itu, mereka terlihat kedinginan setelah banjir melanda desa mereka berhari- hari. Jalanan bekas terlindas ban kendaraan membuat cekungan berair dan becek. Mobil Kijang milik Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sempat selip sehingga harus didorong beramai-ramai.

Continue reading “Bantuan Datang Saat Warga Kedinginan”