Teguh dan Sabar

Sebutannya mengagumkan: kekasih Allah (Khalilullah). Itulah Nabi Ibrahim. Lahir di Ur-Kasdim di Mesopotamia (Irak). Berbagai versi tentang tahun kelahiran Ibrahim, antara lain pada 2166 SM (Dirks, “Ibrahim Sang Sahabat Tuhan”). Ibrahim adalah sosok yang teguh dan sabar: menghadapi raja Namrud yang lalim, masyarakat jahiliyah, bapak yang kafir. Ia tak letih mengembara menjalankan perintah Allah ribuan kilometer dan ratusan tahun, sejak dari Ur (Irak), Harran (Turki),  Kana’an (Palestina), Gosyen (Mesir), Mekkah (Arab Saudi). Ibrahim wafat di Hebron di usia 175 tahun.   

Continue reading “Teguh dan Sabar”

Kekayaan Sejati

Dua sepupu: Musa dan Qarun. Sama-sama keturunan Lawi (Levi), putra Nabi Yakub. Nasab Musa bin Imran bin Qahits (Kohats), sedangkan Qarun bin Yashub bin Qahits. Julukan Qarun, al-Munawwir (yang memberi cahaya). Suaranya memang indah saat membaca kitab Taurat. Maklum keturunan Lawi diserahi tugas menjadi imam Yahudi. Konon Qarun meminta Musa mendoakannya agar diberi harta. Singkatnya Qarun menjadi orang terkaya di Mesir. Kunci-kunci tempat hartanya biasa diangkut oleh 60 keledai.    

Continue reading “Kekayaan Sejati”